Anda bukan Orang Asing di Sini
"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh" - Efesus 2:19-22
Kami segenap Pendeta, Majelis dan seluruh Jemaat mengucapkan selamat datang bagi Jemaat yang baru pertama kali hadir dalam ibadah minggu di Gereja HKBP Ressort Pondok Kopi. Anda bukan Orang Asing ditempat kami, Anda adalah bagian dari keluarga besar dari Gereja HKBP Ressort Pondok Kopi.
Bagi Jemaat yang baru hadir dan belum memiliki tempat ibadah yang tetap, kami dengan senang hati menyambut dan membantu bapak ibu untuk dapat menjadi bagian dari keluarga besar HKBP Ressort Pondok Kopi untuk menjadi Jemaat tetap di Gereja kami. Silahkan menghubungi Pendeta atau Majelis yang bertugas, kami siap membantu Anda.
Tuhan Yesus Kristus Memberkati
Minggu II Dung Epiphanias
NAUNG GABE MAMORA DO HITA DIBAGASAN IBANA DI NA SALUHUTNA
DI DALAM DIA KITA MENJADI KAYA DALAM SEGALA HAL - 1 Kor 1 : 4 - 9
Syalom, Selamat bersua Kembali di Minggu ke-II Ses. Epiphanias saat ini, yang untuk gereja kita HKBP diberi thema : “Di dalam Dia kita menjadi kaya dalam segala hal/ Naung gabe mamora do hita dibagasan Ibana di na saluhutna” Saudara, Dalam relasi dengan sesama, kita lebih mudah mengingat kelemahan dari pada kebaikan. Tidak demikian dengan Rasul Paulus, persoalan jemaat di Korintus tidak membuatnya berhenti mengucap syukur. Ia mengingat umat Allah di Korintus serta menaikkan ucapan syukurnya atas mereka .
Ada tiga hal yang menjadi dasar ucapan syukur Rasul Paulus. Pertama, jemaat di Korintus telah menerima dan mengalami kasih karunia Allah. Inilah sumber kekayaan mereka. Karunia ini akan digunakan sebagai sarana untuk memuliakan dan menyaksikan Allah. Kedua, mereka sudah menjadi saksi Kristus. Ketiga, Allah yang melimpahkan kasih karunia dan rahmat kepada mereka adalah setia. Rasul Paulus menguraikan kekayaan karunia yang ada pada gereja di Korintus. Sebagai jemaat, iman mereka sudah semakin teguh. Mereka juga memberikan kesaksian. Anugerah dan karunia ini hadir lewat perkataan dan pengetahuan.
Bagi Rasul Paulus, kebenaran Injil akan menggugah. Ia bukan hanya membangun semangat, tetapi juga menyelaraskan karakter seturut teladan Kristus. Paulus mengingatkan jemaat tentang keistimewaan yang telah mereka terima dalam iman kepada Kristus. Sebagaimana Allah adalah setia, demikianlah seharusnya jemaat Korintus. Mereka harus terus bertumbuh dalam pengenalan dan iman kepada Kristus.Pengucapan syukur dalam Kristus harus dimulai dari pemahaman dan kesadaran. Kita harus sadar tentang siapa kita di hadapan Allah. Kita wajib mengenal siapa Tuhan serta Pemimpin kehidupan kita. Tanpa pemahaman ini, maka pelayanan hanya sebatas kesibukan belaka. Pelayanan seperti itu tidak akan menarik manusia kepada Kristus. Pelayanan dan iman terkait secara erat. Pertumbuhan iman yang benar akan mengarahkan dan menuntun pelayanan untuk memuliakan Kristus. Inilah dasar yang sejati dari hidup yang bersyukur., karena di dalam Dia kita menjadi kaya dalam segala hal . Amin
Pdt. BengSil.





.png)


























