Anda bukan Orang Asing di Sini
"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh" - Efesus 2:19-22
Kami segenap Pendeta, Majelis dan seluruh Jemaat mengucapkan selamat datang bagi Jemaat yang baru pertama kali hadir dalam ibadah minggu di Gereja HKBP Ressort Pondok Kopi. Anda bukan Orang Asing ditempat kami, Anda adalah bagian dari keluarga besar dari Gereja HKBP Ressort Pondok Kopi.
Bagi Jemaat yang baru hadir dan belum memiliki tempat ibadah yang tetap, kami dengan senang hati menyambut dan membantu bapak ibu untuk dapat menjadi bagian dari keluarga besar HKBP Ressort Pondok Kopi untuk menjadi Jemaat tetap di Gereja kami. Silahkan menghubungi Pendeta atau Majelis yang bertugas, kami siap membantu Anda.
Tuhan Yesus Kristus Memberkati
Minggu Sexagesima
DIPASUPASU ASA GABE PASUPASU
DIBERKATI UNTUK MENJADI BERKAT - 1 Musa 12 : 1 - 5
Syalom ! Selamat bersua kembali pada minggu Sexagesima saat ini (60 hari sebelum Paskah) Yang bagi gereja kita HKBP diberikan topik : “Diberkati untuk menjadi berkat / dipasupasu asa gabe pasupasu”
Saudara, Apakah masih ada keyakinan /iman seperti itu diantara anak-anak Tuhan yang hidup dalam pikiran modern saa ini , terlebih generasi milenial,yang sering dikatakan sebagai generasi sroberi saat ini yang nampaknya lebih labil dan mengingini segala sesuatu dapat diprediksi“ predictable .? Bila kita jujur, tidak sedikit orang yang bingung terutama orangtua menghadapi zaman sekarang ini yang begitu hebat dikuasai arus informasi . Tetapi setuju atau tidak setuju, suka atau tidak suka , semua kita harus menerimanya, karena kita sudah hidup didalamnya, sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya oleh Alvin Toffler sebagai “third wafe” (Gelombang ketiga) yang ditandai dengan alat komunikasi yang canggih dan komunikasi yang lebih cepat dari tsunami yang hampir tanpa saringan. Ini pulalah yang menyabkan munculnya penyakit baru yang disebut dengan “nomophobia” , penyakit ketakutan bila terpisah dari gadget (HP)nya . Dalam minggu saat ini , melalui pemanggilan Abraham dalam nats ini .
Pdt. Ekadarmaputera (alm) mengatakan bahwa pemanggilan Abraham dapat kita samakan sebagai gelombang globalisasi pertama. Awal dari sebuah era baru. Abraham dipanggil dari “masa lama ke era yang baru”. Dan ini bukan hanya menyangkut dirinya tetapi juga umat manusia sejagat, termasuk kita di sini , karena Tuhan berkata : “dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat (ay 3b) . Abraham, telah menjadi tokoh yang menjadi titik tolak penyelamatan sejak Adam, manusia pertama sampai kepada Yesus. Pemanggilan yang sangat berbeda dengan manusia yang pertama yang jatuh ke dalam dosa; Kain-Habel, Benara Babel hingga air bah, dalam semuanya itu mendatangkan murka Allah. Tetapi, melalui pemanggilan Abram (Abraham) “dengan mengandalkan Firman Tuhan”. Dengan ini kita maknai, bukan Abraham yang ingin pergi, tetapi adalah atas arahan/suruhan/perintah Tuhan . Dan Abraham merespon perinah ini, walaupun dia belum tahu kemana , tetapi dia menjalani tanpa rasa ragu tetapi dengan langkah yang mantap karena bagi dia ada jaminan Allah yang adalah bentang dan gunung batu (Estomihi). Percaya karena yang memerintah adalah Allah yang mengatur dan menentukan segalanya .
Tuhan yang membuat segala ketidakpastian menjadi pasti. Yakinlah, penebusan Allah melalui Yesus Kristus melalui kematian dan kebangkitanNya adalah kasih dan kuasa yang mengatasi segalaNya. Persiapkanlah hatimu memperingatinya. Amin .
Pdt. BengSil.





.png)



























